Berita >> Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) di Bendoroto Bahas Upaya Peningkatan Kesehatan Warga
Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) di Bendoroto Bahas Upaya Peningkatan Kesehatan Warga
Munjungan, 10 November 2025 – Puskesmas Munjungan menggelar kegiatan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) di Balai Desa Bendoroto, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek. Kegiatan yang berlangsung pada pukul 09.00–11.30 WIB ini diikuti oleh 26 peserta yang terdiri dari masyarakat umum, kader desa, dan perangkat desa.
Acara dibuka dengan sambutan dari perwakilan Kepala Desa Bendoroto, yaitu Bapak Sekretaris Desa. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada pihak Puskesmas Munjungan atas terlaksananya kegiatan ini sebagai bentuk sinergi antara tenaga kesehatan dan masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan warga desa.
Selanjutnya, sambutan dari Kepala Puskesmas Munjungan diwakili dan disampaikan oleh Bapak Rifial Trisno, selaku Ketua Cluster 1. Dalam kesempatan tersebut, beliau menjelaskan bahwa MMD merupakan wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan dan membahas berbagai permasalahan kesehatan yang terjadi di lingkungannya.
“Puskesmas Munjungan sebagai Puskesmas BLUD di bawah Dinas Kesehatan berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan desa dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di Desa Bendoroto,” ujar Rifial.
Pada sesi inti, pemaparan disampaikan oleh Ibu Dian Padmasari. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan MMD tahun ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Survei Mawas Diri (SMD) tahun 2024 yang dilakukan oleh kader kesehatan desa. Dari hasil survei, ditemukan beberapa permasalahan kesehatan yang perlu menjadi perhatian bersama.
Beberapa di antaranya adalah: Sebanyak 73% warga masih merokok di dalam rumah. Indeks Keluarga Sehat di Desa Bendoroto baru mencapai 48%, yang berarti 52% keluarga masih tergolong belum sehat,Capaian ASI eksklusif yang belum optimal, dan Lain lain,
Dalam sesi diskusi, beberapa peserta aktif memberikan masukan dan tanggapan. Salah satu perangkat desa menyoroti isu kebiasaan merokok dan konsumsi gula.
“Adakah data yang menunjukkan bahwa orang meninggal karena rokok? Karena faktanya, orang yang meninggal akibat konsumsi gula juga tidak sedikit. Ke depan, Puskesmas diharapkan tidak hanya mengkampanyekan larangan merokok, tetapi juga mengingatkan bahaya konsumsi gula berlebihan,” ujarnya.
Melalui kegiatan MMD ini, diharapkan masyarakat dan Puskesmas dapat menyusun langkah-langkah strategis untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat di Desa Bendoroto. Kegiatan berjalan lancar dan ditutup dengan kesepakatan bersama untuk memperkuat komitmen dalam membangun desa yang lebih sehat.(Afs)
Fasilitas